Borneo FC akan menghadapi Shan United dari Myanmar pada perempat final AFC Challenge League 2026-2027. Kepastian itu muncul setelah Shan United menutup fase grup sebagai runner-up Grup E, meski kalah telak 0-4 dari Manila Digger di Stadion Thuwunna, Yangon, Sabtu (24/10/2026).
Hasil tersebut menempatkan Shan United di posisi kedua dengan empat poin dari tiga pertandingan. Mereka sebelumnya menang 2-0 atas Kasuka dan bermain imbang 1-1 melawan Hang Yuan. Manila Digger menjadi juara Grup E dan akan bertemu Tainan City dari Taiwan.
Borneo FC melaju dengan enam poin
Pesut Etam memastikan tiket perempat final setelah mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan Grup D. Tim asuhan Mauro Jeronimo itu membuka kiprah dengan mengalahkan Yangon United 2-0, kemudian menundukkan Tainan City 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda.
Dua kemenangan tersebut mengantar Borneo FC finis sebagai juara grup dalam penampilan perdananya di kompetisi antarklub Asia. Mereka mencetak lima gol dan hanya kebobolan satu kali. Posisi puncak juga berarti Borneo FC akan menjalani leg pertama di kandang lawan sebelum tampil di hadapan pendukung sendiri pada leg kedua.
Keberhasilan itu menjadi pencapaian penting bagi klub asal Samarinda. Namun, lawan berikutnya membawa pengalaman tersendiri: Shan United merupakan juara Myanmar National League 2025/2026 dan telah beberapa kali tampil di kompetisi tingkat Asia.
Shan United tetap berbahaya meski kalah
Kekalahan 0-4 dari Manila Digger tidak mengubah posisi Shan United sebagai runner-up Grup E. Sebelum pertandingan penentuan itu, klub Myanmar tersebut telah mengumpulkan hasil yang cukup untuk menjaga peluang lolos, yakni kemenangan atas Kasuka dan hasil imbang melawan Hang Yuan.
Di sisi lain, Manila Digger mengakhiri fase grup di puncak dan mendapat lawan berbeda. Klub Filipina itu akan berhadapan dengan Tainan City, yang menempati posisi kedua Grup D setelah bermain imbang 1-1 melawan Yangon United.
Dengan demikian, dua pasangan perempat final zona Timur sudah terbentuk: Borneo FC melawan Shan United, serta Manila Digger menghadapi Tainan City. Keempat tim akan bersaing untuk mendapatkan tempat di semifinal.
Mauro Jeronimo minta tim fokus satu laga
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengingatkan bahwa fase gugur tidak memberi ruang bagi tim untuk lengah. Ia meminta para pemain memusatkan perhatian pada pertandingan perempat final, alih-alih terlalu jauh membicarakan peluang menjadi juara.
“Kami akan menghadapi perempat final ini adalah sistem gugur, jika kalah, kami tersingkir,” kata Mauro.
Mauro mengatakan timnya akan berusaha meraih kemenangan terlebih dahulu sebelum memikirkan tahap selanjutnya. Menurut dia, Borneo FC memang memiliki ambisi untuk melaju sejauh mungkin, tetapi target terdekat tetap tampil bersaing dan mengamankan hasil terbaik di perempat final.
“Kami akan berusaha untuk menang dan setelah itu, kami akan melangkah selangkah demi selangkah,” ujar Mauro.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga menyebut pencapaian di fase grup sebagai kebanggaan bagi Samarinda dan Indonesia. Meski begitu, ia menilai perjalanan tim masih panjang dan sejumlah aspek permainan perlu diperbaiki. Jadwal musim yang panjang, kata dia, menuntut kerja keras dari seluruh tim.
Jadwal dua leg perempat final
Babak perempat final AFC Challenge League 2026-2027 akan dimainkan dalam dua leg. Leg pertama dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2027, sedangkan leg kedua digelar pada 18 Maret 2027. Borneo FC akan lebih dulu bermain di kandang Shan United, lalu menjamu lawannya pada pertandingan berikutnya.
Jika berhasil melewati Shan United, Borneo FC akan melanjutkan perjuangan ke semifinal wilayah Timur. Babak tersebut juga menggunakan format dua leg, dengan jadwal pada 8 dan 15 April 2027.
Untuk saat ini, perhatian Pesut Etam tertuju pada dua pertandingan melawan Shan United. Hasil fase grup memberi Borneo FC modal yang baik, tetapi perjalanan di kompetisi ini akan ditentukan oleh konsistensi mereka saat menghadapi tantangan berikutnya.
