Versi global Xiaomi 18 Pro Max muncul di basis data Geekbench AI dengan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan RAM 12 GB. Kemunculan perangkat bernomor model 2611FPNFAG itu menjadi petunjuk awal mengenai konfigurasi yang akan dibawa ke pasar internasional.
Informasi tersebut dilaporkan GSM Arena pada Jumat, 9 Oktober waktu setempat, sebagaimana dikutip ANTARA. Xiaomi sebelumnya telah memastikan akan membawa seri Xiaomi 18 Pro ke pasar global. Namun, catatan Geekbench yang beredar belum mengungkap seluruh spesifikasi maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut.
Chip Xiaomi 18 Pro Max global sama dengan versi China
Data Geekbench AI mencantumkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sebagai otak Xiaomi 18 Pro Max versi global. Chip itu juga digunakan pada model yang dipasarkan di China, yang debut pada September 2026.
Kesamaan chipset ini memberi gambaran bahwa Xiaomi tidak mengganti prosesor untuk perangkat yang dipasarkan di luar China. Meski begitu, kemunculan satu prototipe di platform pengujian belum cukup untuk memastikan seluruh konfigurasi produk ritel akan identik di setiap negara.
Geekbench AI kali ini memperlihatkan informasi mengenai nama chipset dan kapasitas RAM, tetapi belum menyertakan rincian lain yang bisa memastikan perbedaan antara versi global dan China. Karena itu, spesifikasi yang tercatat sebaiknya dipahami sebagai gambaran awal, bukan pengumuman lengkap mengenai perangkat.
RAM 12 GB tercatat, opsi 16 GB belum pasti
Prototipe yang diuji memiliki RAM 12 GB. Kapasitas ini juga tersedia untuk Xiaomi 18 Pro Max di China. Di pasar domestik tersebut, Xiaomi turut menawarkan varian dengan RAM 16 GB.
Belum ada kepastian apakah pilihan RAM 16 GB akan ikut hadir dalam versi global. Informasi itu masih perlu ditunggu hingga Xiaomi mengumumkan konfigurasi resmi untuk tiap pasar. Data Geekbench yang muncul saat ini hanya menunjukkan satu perangkat uji dengan RAM 12 GB, bukan keseluruhan pilihan memori yang akan dijual.
Untuk penyimpanan, model China tersedia dalam pilihan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Belum ada keterangan apakah semua kapasitas tersebut akan dibawa ke pasar global. Perbedaan konfigurasi, jika ada, baru dapat dipastikan setelah informasi resmi mengenai peluncuran internasional tersedia.
Kapasitas baterai global masih menjadi tanda tanya
Menurut laporan yang dikutip ANTARA, kemungkinan perbedaan antara model China dan global dapat berada pada kapasitas baterai. Xiaomi 18 Pro disebut memiliki baterai 7.000 mAh, sedangkan Xiaomi 18 Pro Max dibekali baterai 8.500 mAh untuk pasar yang disebut dalam laporan.
Kapasitas tersebut belum dipastikan berlaku untuk semua wilayah. Ada kemungkinan ukuran baterai yang dipasarkan di Uni Eropa berbeda, tetapi belum ada konfirmasi apakah Xiaomi benar-benar akan melakukan penyesuaian. Dengan demikian, angka baterai pada model global masih perlu menunggu keterangan perusahaan.
Di luar perbedaan wilayah, kedua ponsel unggulan itu disebut akan menggunakan HyperOS 4 berbasis Android 17. Informasi ini menjadi salah satu detail perangkat lunak yang telah disebut dalam laporan, sementara rincian lain untuk versi global belum diungkap.
Layar dan kamera model China sebagai gambaran awal
Xiaomi 18 Pro Max yang telah meluncur di China membawa layar utama AMOLED 6,9 inci beresolusi FHD+. Panelnya memiliki refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 4.000 nit. Di bagian belakang terdapat layar sekunder AMOLED berukuran 2,9 inci.
Layar belakang itu disebut memiliki refresh rate, kecerahan puncak, dan resolusi yang sama dengan layar utama. Namun, keterangan tersebut merujuk pada model China. Belum ada informasi apakah spesifikasi layar pada versi global akan berubah.
Untuk fotografi, model China mengandalkan tiga kamera belakang: kamera utama 200 MP, kamera telefoto periskop 200 MP dengan OIS dan zoom optik 3,2 kali, serta kamera ultra-wide 50 MP. Kamera depan beresolusi 50 MP.
Dengan detail global yang masih terbatas, Geekbench memberi petunjuk penting soal chip dan RAM, tetapi belum menjawab semua pertanyaan calon pembeli. Pilihan memori, kapasitas baterai, dan spesifikasi akhir di tiap wilayah masih menunggu pengumuman Xiaomi berikutnya.
