Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026), untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. Iring-iringan kendaraan El-Sisi melintasi kawasan Monas dengan pengawalan pasukan berkuda dan bermotor, sebelum disambut Prabowo dalam upacara kenegaraan.
Kedatangan El-Sisi menjadi perhatian warga dan pelajar yang berada di sepanjang jalur menuju istana. Bendera Indonesia dan Mesir terpasang di kawasan Monas dan sekitar Istana. Sejumlah siswa berseragam lengkap tampak mengibarkan bendera kedua negara, sementara sebagian lainnya menggunakan payung merah, putih, dan hitam.
Mobil berpelat “Egypt” yang membawa El-Sisi tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 10.35–10.37 WIB. Presiden Mesir kemudian disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya berjabat tangan dan berbincang singkat sebelum memasuki rangkaian acara resmi.
Penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka
Upacara penyambutan berlangsung di halaman Istana Merdeka. Lagu kebangsaan diperdengarkan, disertai dentuman meriam sebagai penghormatan kenegaraan. Prabowo dan El-Sisi kemudian mengikuti prosesi penyambutan dan diperkenalkan kepada delegasi masing-masing negara.
Sejumlah pejabat Indonesia hadir dalam acara tersebut, antara lain Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga terlihat dalam jajaran delegasi.
Prosesi dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan. Dalam laporan lain mengenai penyambutan, El-Sisi juga disebut disambut tarian Tandok asal Sumatra Utara. Setelah rangkaian di halaman istana, kedua kepala negara dijadwalkan melanjutkan agenda di dalam Istana Merdeka.
Upacara tersebut menjadi pembuka kunjungan kenegaraan pertama El-Sisi ke Indonesia. Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan kunjungan itu merupakan kunjungan balasan setelah Prabowo berkunjung ke Mesir pada 2024 dan 2025. Menurut dia, agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja sama kedua negara.
“Baru saja kita saksikan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi baru saja tiba untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan yang pertama, ini merupakan kunjungan balasan setelah Bapak Presiden Prabowo mengunjungi Mesir pada 2024 dan 2025,” ujar Arrmanatha, Sabtu (10/10/2026).
Agenda pertemuan Prabowo dan El-Sisi
Setelah acara penyambutan, Prabowo dan El-Sisi dijadwalkan menggelar pertemuan empat mata atau tête-à-tête, kemudian melanjutkan pertemuan bilateral bersama delegasi. Pemerintah menyampaikan bahwa rangkaian pembicaraan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Mesir.
Arrmanatha sebelumnya menyebut agenda kunjungan mencakup pembahasan dan penandatanganan nota kesepahaman. Bidang yang disiapkan meliputi visa, kerja sama statistik, dan perikanan, serta rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis kedua negara.
Rincian itu menunjukkan bahwa kunjungan tidak hanya berisi seremoni penyambutan, tetapi juga dirancang sebagai ruang untuk membahas kerja sama praktis. Namun, bahan yang disampaikan pemerintah sebelum pertemuan merujuk pada agenda yang direncanakan; hasil pembahasan tidak dapat disimpulkan hanya dari prosesi kedatangan.
El-Sisi dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore setelah menyelesaikan seluruh agenda kunjungan kenegaraannya di Jakarta. Perhatian selanjutnya tertuju pada hasil pertemuan kedua pemimpin dan tindak lanjut dari rencana kerja sama yang dibicarakan, termasuk bidang yang telah disebutkan oleh pemerintah.
