Presiden Prabowo Subianto mengantar langsung Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026), setelah rangkaian kunjungan kenegaraan El-Sisi di Jakarta berakhir. Prabowo mendampingi tamunya sampai ke pesawat yang akan membawanya kembali ke Mesir.
Kedua pemimpin menempuh perjalanan menuju Halim dengan satu kendaraan. Setibanya di bandara, Prabowo turut berjalan bersama El-Sisi hingga ke bawah tangga pesawat. Mereka berjabat tangan sebelum berpisah, dalam suasana yang menegaskan hubungan persahabatan kedua negara.
Dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo menyampaikan sambutan hangat kepada Presiden Mesir tersebut. “Anggaplah Indonesia adalah rumah Presiden El-Sisi yang kedua,” kata Prabowo.
Pesawat El-Sisi dikawal Sukhoi dan F-16
Pesawat yang membawa El-Sisi dan rombongan mendapat pengawalan dari pesawat Sukhoi dan F-16 hingga meninggalkan wilayah udara Indonesia. Pengantaran langsung oleh Prabowo menjadi bagian penutup kunjungan kenegaraan yang juga diisi pembicaraan mengenai hubungan bilateral dan sejumlah isu internasional.
Kunjungan tersebut diharapkan mempererat hubungan Indonesia dan Mesir. Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, kedua kepala negara bertukar pandangan mengenai persoalan global dan regional serta menekankan pentingnya koordinasi di berbagai forum internasional.
Prabowo mengatakan kerja sama dan konsultasi antara kedua negara perlu terus dijaga. “Presiden El-Sisi dan saya juga bertukar pandangan mengenai isu-isu global dan regional. Kami menekankan pentingnya kedua negara ini untuk selalu berkoordinasi, berkonsultasi, dan bekerja sama di berbagai forum internasional,” ujarnya dalam konferensi pers.
Kunjungan El-Sisi juga menghasilkan empat nota kesepahaman antara Indonesia dan Mesir, sebagaimana dilaporkan Kompas.id. Kesepakatan itu menjadi salah satu hasil konkret dari pertemuan bilateral, di samping pembahasan mengenai perkembangan kawasan dan kerja sama kedua negara.
Prabowo dan El-Sisi bahas Palestina
Isu Palestina menjadi salah satu perhatian utama dalam pembicaraan Prabowo dan El-Sisi. Prabowo menyampaikan keprihatinan atas kekerasan dan dampak konflik terhadap warga sipil, serta mengecam tindakan yang menurutnya melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.
“Mengenai Palestina, kami berdua sangat prihatin atas kekerasan, pelanggaran hukum internasional, operasi-operasi militer Israel, tindakan-tindakan provokatif dan tindakan-tindakan yang melanggar hak-hak asasi manusia,” kata Prabowo. Ia juga menyoroti penggunaan kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban tak bersalah.
Prabowo menyebut perempuan, anak-anak, dan orang tua termasuk kelompok yang terus terdampak. Ia turut mengecam pembangunan permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina dan menilai tindakan tersebut memperburuk keadaan.
“Kami mengecam keras pembangunan permukiman ilegal Israel serta tindakan-tindakan yang justru semakin memperburuk keadaan,” ujar Prabowo.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Ia menyebut solusi dua negara sebagai jalan untuk mencapai perdamaian, seraya menyampaikan komitmen bersama Indonesia dan Mesir untuk mendorong proses perdamaian serta memberikan bantuan kemanusiaan.
Dukungan itu, kata Prabowo, juga mencakup upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza. Ia menilai bantuan bagi masyarakat terdampak perlu berjalan beriringan dengan upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian konflik.
Mesir dorong negara Palestina merdeka
El-Sisi juga menempatkan Palestina sebagai isu penting dalam pertemuannya dengan Prabowo. Presiden Mesir itu menyampaikan bahwa perkembangan di wilayah tersebut berpengaruh terhadap stabilitas kawasan dan membutuhkan penyelesaian menyeluruh.
El-Sisi menyatakan kedua negara sepakat mendukung terwujudnya negara Palestina merdeka berdasarkan batas Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Menurutnya, penyelesaian komprehensif atas persoalan Palestina merupakan jalan menuju perdamaian yang lebih luas.
Pertemuan dan rangkaian kegiatan kenegaraan itu ditutup dengan pengantaran El-Sisi ke Halim. Di tengah pembahasan kerja sama dan isu kawasan, momen perpisahan kedua pemimpin memberi penekanan pada hubungan persahabatan yang ingin terus dipelihara Indonesia dan Mesir.
Ke depan, hasil pertemuan tersebut akan diuji melalui tindak lanjut kesepakatan bilateral dan koordinasi kedua negara dalam isu kemanusiaan maupun diplomasi. Komitmen yang disampaikan di Jakarta menjadi pijakan untuk menjaga hubungan Indonesia-Mesir sekaligus mendorong bantuan bagi warga Palestina.
