Tujuh perjalanan KRL Red Line atau lintas Bogor dibatalkan pada Senin pagi, 19 Oktober 2026, karena sarana kereta harus menjalani perawatan. KAI Commuter menyatakan penyesuaian perjalanan dilakukan saat petugas menangani kereta yang memerlukan perawatan tersebut.
Pembatalan mencakup kereta dari Bogor, Depok, Cilebut, Jakarta Kota, hingga Manggarai. Penumpang yang biasa menggunakan perjalanan pada rentang pagi hari itu diminta memeriksa kembali jadwal sebelum berangkat dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Daftar tujuh perjalanan KRL Red Line yang dibatalkan
Perjalanan yang terdampak memiliki jadwal keberangkatan mulai pukul 04.03 WIB hingga 08.37 WIB. Berikut nomor kereta, rute, dan jadwal yang disampaikan KAI Commuter:
- KA 1157 rute Bogor–Jakarta Kota, jadwal keberangkatan pukul 04.03 WIB.
- KA 1124F rute Depok–Bogor, jadwal keberangkatan pukul 05.33 WIB.
- KA 1154 rute Jakarta Kota–Bogor, jadwal keberangkatan pukul 05.36 WIB.
- KA 1195F rute Cilebut–Jakarta Kota, jadwal keberangkatan pukul 06.22 WIB.
- KA 1013A rute Bogor–Manggarai, jadwal keberangkatan pukul 07.16 WIB.
- KA 1192F rute Jakarta Kota–Depok, jadwal keberangkatan pukul 07.48 WIB.
- KA 1014 rute Manggarai–Bogor, jadwal keberangkatan pukul 08.37 WIB.
Daftar tersebut mencakup perjalanan dari kedua arah lintas Bogor serta beberapa perjalanan yang hanya melayani sebagian rute. Karena itu, calon penumpang perlu mencocokkan nomor kereta dan tujuan perjalanan, bukan hanya mengandalkan informasi bahwa rute yang biasa digunakan masih beroperasi.
KAI Commuter sebut perjalanan lain tetap normal
Dalam pemberitahuan melalui akun X, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan menyebut penyesuaian dilakukan sehubungan dengan perawatan sarana kereta yang sedang ditangani petugas terkait.
“Sehubungan adanya perawatan pada sarana kereta yang saat ini sedang dalam penanganan petugas terkait, KAI Commuter melakukan penyesuaian pola perjalanan,” tulis KAI Commuter.
KAI Commuter juga menyatakan perjalanan Commuter Line lainnya tidak terganggu dan berjalan normal. Dengan demikian, pembatalan yang diumumkan berfokus pada tujuh perjalanan Red Line dalam daftar, bukan penghentian seluruh layanan Commuter Line.
Meski begitu, kondisi perjalanan dapat berubah mengikuti perkembangan penanganan di lokasi. KAI Commuter mengingatkan pelanggan agar memperhatikan informasi terbaru dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Penumpang yang sudah merencanakan perjalanan menggunakan salah satu kereta terdampak sebaiknya memastikan pilihan jadwalnya kembali sebelum menuju stasiun.
Cek jadwal KRL sebelum berangkat
Informasi mengenai jadwal Commuter Line dapat diperiksa melalui aplikasi C-Access, Access by KAI, maupun situs resmi KAI Commuter di kci.id. Perusahaan menyebut pembaruan informasi akan disampaikan seiring perkembangan situasi di lokasi.
Pengecekan sebelum berangkat penting terutama bagi penumpang yang mengandalkan perjalanan pagi dalam daftar pembatalan. Perbedaan waktu keberangkatan dan tujuan pada masing-masing kereta membuat penumpang perlu memastikan jadwal yang sesuai dengan rencana, termasuk jika hendak melanjutkan perjalanan ke stasiun lain.
Untuk sementara, informasi resmi dari KAI Commuter menjadi acuan bagi pengguna Red Line dalam mengatur perjalanan. Penumpang juga dapat meminta penjelasan langsung kepada petugas di lapangan apabila membutuhkan informasi terkait perubahan layanan.
